Sajak Bulan Purnama
Bulan terbit dari lautan.Rambutnya yang tergerai ia kibaskan.Dan menjelang malam,wajahnya yang bundar,menyinari gubug-gubug kaum gelandangankota Jakarta.Langit sangat cerah.Para pencuri bermain gitar.dan kaum pelacur naik penghasilannya.Malam yang permaianugerah bagi sopir taksi.Pertanda nasib baikbagi tukang kopi di kaki lima.Bulan purnama duduk di sanggul babu.Dan cahayanya yang kemilaumembuat
Label:
puisi dan syair,
WS Rendra


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !