Puisi Kematian - Beriwarta
Headlines News :

label1

Artikel

Footer Widget 1

Sample Text

Footer Widget 3

Labels

Labels

Pages

Label 7

Label 8

Diberdayakan oleh Blogger.

Label 5

Label 6

Label 3

Label 4

Label 1

Social Icons

Blog Archive

Followers

Blog Archive

Featured Posts

Sponsor

Home » » Puisi Kematian

Puisi Kematian

Kekasih...Suatu ketika aku akan wafat...
Menyandang bulu dan sayap laksana malaikat
Dan akan segera ku akhiri cerita
Saat sisa nafasku berhenti dibatas waktu...
Bila tiba saat kupergi...
Jangan ada derai air mata kedukaan
Karna ratapmu akan patahkan sayapku
Kepergiaanku menempuh puncak impian,
Ketika sang utusan merengkuh jiwa ini.
Hapuslah air matamu...
Meski terus kau percikan duka atas kepergianku,
Aku tak akan pernah kembali,
Dan sungguh tak ingin kembali.
Biarlah jiwaku tenang berlalu...
Dalam dekapan hangat sayap malaikat
Merengguk anggur kebebasan semuDiantara setumpuk timbangan perbuatanku
Aku berharap...
Jasad matiku kau balut dengan senyum
Benamkan kebalik tanah penuh ketulusan
Iringi kepergianku dengan doa
Mungkin itu akan meringankan bebanku
Biarlah pusara ini menjadi saksi...
Bahwa aku pernah mengembara melintasi lembah mimpi
Sekejap tersenyum merengguk manisnya dosa duniawi
Yang kini tinggal belulang membujur kaku ditengah sepi...
Akan kunanti dirimu didepan gerbang keabadian...
Mungkin dalam penantian ini...
Masih ada celahTuk wujudkan dahaga rindu ditelaga cinta...
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Template Information

More on this category »
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Beriwarta - All Rights Reserved
Original Design by Creating Website Modified by Adiknya