Ketika Termenung
di malam heningtermenung.......dalam rengkuhan nistakian larut makin menusukmungkinkah kan hentidusta gantikan bijaktuk sesali yang kelabusaat enggan sebut namaMukini tersudut di pojoktersandar di tembok rapuhharus...harus...harus...walau paksa tuk piliharah hidup yang hakikidalam restu Illahireres, 300790"Kata-Kata Indah Para Pujangga"
Label:
Artikel,
Puisi Islam


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !