Jelaga Persahabatan
Masih kulihat jelaga dimatamu,Jernih menawarkan tulus dalam sebuah jabat tanganLalu terukirlah kisah persahabatan dalam diary bernama hatiKawan,Masih kungingat cengkrama yang melantun dari bibir-bibir kitaketika bulan tawarkan redup,Ketika mentari tawarkan terik,ketika langit tawarkan aneka warnaketika burung tawarkan nyanyian seindah sorga jiwahingga memory kita terlarut dan enggan
Label:
puisi dan syair,
Puisi Persahabatan


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !