Home »
Sajak Nuruddin Nur Asyhadie
» titik hujan yang pertama
titik hujan yang pertama
titik hujan yang pertama. dan kitapun larut pada aspal, pohonan tua,wajah kota yang merana. entah, ini setasi keberapa. ruang-ruang dalampeta tak terbaca. hanya masa silam hanya masa silam membikin kita ada.Seseorang -entah siapa, di lorong di depan sana, bersajak tentang keabadian."o eternity! o, eternity!" menari-nari di atas api." tuhan telah mati!" kita di sini gamang sendiri. "kenapa tak
Label:
Sajak Nuruddin Nur Asyhadie


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !