Home »
Sajak Nuruddin Nur Asyhadie
» pk. 00.00
pk. 00.00
kita masih bercakap tentang hangat laut. debar menunggu maut. kopi yangkau tuang meluap ke atas meja ke atas lantai"mainkanlah sebuah requiem untukku!"secangkir kopi ternyata tak cukup berarti lepaskan dahaga atau hanyaiseng tak lebih sebuah iseng"tapi tak pernah kupermainkan hidup. meski ia tonelbelaka. tapi tak pernah kupermainkan hidup. ujarmu pada waktu.lalu kitapun menyerah selalu menyerah
Label:
Sajak Nuruddin Nur Asyhadie


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !