Tentara dan Lollipop di medan Perang - Beriwarta
Headlines News :

label1

Artikel

Footer Widget 1

Sample Text

Footer Widget 3

Labels

Labels

Pages

Label 7

Label 8

Diberdayakan oleh Blogger.

Label 5

Label 6

Label 3

Label 4

Label 1

Social Icons

Blog Archive

Followers

Blog Archive

Featured Posts

Sponsor

Home » , » Tentara dan Lollipop di medan Perang

Tentara dan Lollipop di medan Perang

Tentara yang terluka parah saat berperang biasanya diberi suntikan morfin untuk meredakan nyeri. Berkat perkembangan teknologi, kini pereda nyeri untuk para tentara juga bisa dikemas dalam bentuk permen lolipop yang jauh lebih aman.

Memberikan permen lolipop pada tentara yang terluka sepintas terdengar konyol, karena kesannya seperti anak kecil. Ketika anak kecil kesakitan misalnya karena tersandung, dengan mudahnya permen lolipop bisa mengalihkan perhatian anak tersebut dari rasa sakit.

Namun permen lolipop yang diberikan untuk tentara tentu berbeda dengan permen lolipop untuk anak-anak. Permen lolipop khusus untuk tentara di medan perang ini berisi Fentanyl, sejenis narkotika sintetis yang berkhasiat sebagai pereda nyeri seperti halnya morfin.

Bedanya dengan morfin, Fentanyl dalam bentuk lolipop tidak perlu disuntikkan melainkan cukup dihisap. Tidak hanya lebih praktis, dari sisi keamanan obatnya pemberian pereda nyeri melalui permen lolipop ini juga disebut-sebut lebih menguntungkan.

"Penyerapan obat akan lebih cepat ketika dihisap, lalu masuk ke pembuluh darah di sekitar mulut, dibandingkan saat disuntikkan di lengan atau kaki," ungkap Kapten Brian Block dari Korps Marinir Amerika Serikat seperti dikutip dari Channelnewsasia, Rabu (2/11/2011).

Selain itu, obat yang diberikan dengan cara dihisap juga lebih memungkinkan untuk dibatalkan atau dihentikan jika ternyata pasien itu tidak membutuhkannya. Berbeda dengan morfin biasa, sekali suntik maka obat itu tidak mungkin dikeluarkan lagi.

Korps Marinir AS sendiri sudah menggunakan lolipop berisi Fentanyl ini sejak 2 bulan yang lalu. Namun karena pada dasarnya sama-sama tergolong narkotika, penggunaannya oleh para tentara akan diawasi dengan sangat ketat seperti halnya suntikan morfin.

http://www.detikhealth.com/read/2011/11/03/103659/1759043/763/permen-lolipop-untuk-tentara-yang-terluka-di-medan-perang?l991101755
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Template Information

More on this category »
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Beriwarta - All Rights Reserved
Original Design by Creating Website Modified by Adiknya